• pasang iklan

Konsumen mulai lirik pertamax

Jumat, 05 Desember 2014
Konsumen mulai lirik pertamax ilustrasi Ganti Harga BBM Petugas mengganti harga pada alat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Maya jalur pantura, Tegal, Jateng, Senin (17/11) malam. Harga BBM bersubsidi resmi naik pada pukul 00.00 WIB, BBM jenis premium dari Rp 6500 per liter menjadi Rp 8500 per liter dan BBM jenis solar dari Rp 5500 per liter menjadi Rp 7500 per liter. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah) ()Koba (ANTARA News) - Sejumlah konsumen di Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung mulai melirik bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax karena harganya mulai turun mendekati harga jual premium.

"Harga pertamax sekarang sudah mulai turun, biasanya mencapai Rp10.500 namun sekarang turun menjadi Rp9.950 per liter," kata Dodi, seorang warga Koba, Minggu.

Ia menjelaskan, pengguna kendaraan mulai melirik pertamax karena harganya tidak jauh beda dengan premium dan kualitasnya lebih bagus.

"Selama ini konsumen tidak sanggup membeli pertamax karena harganya mahal, sementara harga bensin jauh lebih murah," katanya.

Sekarang ini, kata dia, dengan kondisi harga BBM jenis premium Rp8.500 per liter, maka konsumen melirik pertamax yang harganya tidak jauh beda yaitu Rp9.950 per liter.

Sementara Sumin, warga yang lain menilai kenaikan harga BBM jenis premium dan solar mampu mendongkrak penjualan pertamax.

"Selama ini pertamax tidak begitu diminati, bahkan stok di Pertamina melimpah. Setelah harga premium naik dan harga pertamax turun, maka pertamax mulai diminati," ujarnya.

Menurut dia, selisih harga yang tidak terlalu jauh antara pertamax dan premium membuat konsumen terutama yang menggunakan sepeda motor memilih memakai pertamax.

"Selain harganya tidak jauh berbeda dengan premium, pertamax juga memiliki keunggulan yaitu membuat mesin kendaraan lebih awet, lebih irit dan tangki motor tidak mudah berkarat," ujarnya. Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2014



View the original article here



Peliculas Online

0 komentar:

Posting Komentar

Kategori Iklan