Puluhan kader muda Golkar dukung Jokowi-JK - ANTARA News Selasa, 20 Mei 2014Top NewsBerita TerkiniRilis PersTentang KamiKetentuan PenggunaanForumRSSTwitter antara newsNasionalUmumPolkamHukumPendidikanKesehatanNakerSuara ParlemenUnikInternasionalAsiaoseaniaAmerikaEropaTimur TengahAfrikaEkonomiMakroMoneterBisnisBursaIndustry UpdateInfo PerdaganganInfo PajakMarket FocusOlahragaSepakbolaTenisBulutangkisBasketTinjuBalapUmumHiburanSinemaMusikSelebritiSeni BudayaGaya HidupTeknologiSainsKomputerGadgetInternetWarta BumiPemanasan GlobalFlora FaunaPencemaranArtikelKomentarOpiniBukuVisiOtomotifUmumGo GreenPrototypeSerba-serbiAksesorisAuto FinanceFotoAntara TVHukumPolitikEkonomiFeatureOlahragaSeni BudayaWarta BumiTeknologiWisataMegapolitanInternasionalEnglish Puluhan kader muda Golkar dukung Jokowi-JK Selasa, 20 Mei 2014 15:20 WIB | 2390 ViewsPewarta: Riza Harahap

Deklarasai Jokowi-Jusuf Kalla Bakal Capres-Cawapres PDI-Perjuangan Joko Widodo (kiri) dan Jusuf Kalla (kanan) di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Senin (19/5). Pasangan Jokowi - Jusuf Kalla itu diusung empat partai yaitu PDI-Perjuangan, NasDem, PKB, dan Hanura. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma) () Berita Terkait PDIP khawatir Pilpres 2014 tidak adilJalan kejujuran menuju istanaHadar: Jokowi-JK kurang tiga dan sembilan dokumen pendaftaran pilpresJK: perjuangan memenangi pilpres akan beratNasdem : pasangan Jokowi-JK kombinasi saling melengkapiGaleri Terkait
Jokowi dan JK Lengkapi Berkas
Deklarasi Jokowi-Jusuf Kalla Video Terkait
Indonesia Butuh Pemimpin Yang ...
Jangan Terbuai Kampanye ... Jakarta (ANTARA News) - Puluhan kader muda Partai Golkar yang menamakan diri Forum Paradigma Gerakan Muda Indonesia (FPGMI) menyatakan mendukung kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
"Kami mendukung pasangan capres-cawapres ini, karena Pak JK (Jusuf Kalla) adalah kader Partai Golkar," kata kader muda Partai Golkar, Andi Sinulingga, di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, banyak kader muda Partai Golkar yang bingung dan kecewa terhadap keputusan politik Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, yang memutuskan mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, tanpa melibatkan pengurus DPP maupun ormas dan organisasi sayapnya.
Keputusan Aburizal Bakrie bergabung dengan koalisi Partai Gerindra untuk mendukung pasangan Prabowo-Hatta, menurut dia, hanya melibatkan sedikit elite di DPP Partai Golkar.
"Kami kecewa atas keputusan politik yang diambil oleh ketua umum. Dari diskusi dengan sesama kader muda yang lain, kami memiliki pandangan yang sama, untuk mendukung Pak JK," katanya.
Kata dia, keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar, di Jakarta, Minggu (20/5), memutuskan, Aburizal Bakrie sebagai calon presiden atau calon wakil presiden dari Partai Golkar.
Pada pasangan capres-cawapres Prabowo-Hatta, tidak ada kader Partai Golkar.
Dari dua pasangan capres-cawapres yang maju pada pemilu presiden 2014, kata dia, kader Partai Golkar, justru ada pada pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
"Kenapa Aburizal tidak mendukung pasangan Jokowi-JK," katanya.
Ketua Badan Litbang Partai Golkar, Indra J Piliang mengatakan, tidak tahu jika Aburizal, setelah usai rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Golkar terus bergabung dengan koalisi Partai Gerindra.
Menurut Indra, dia baru tahu kalau Aburizal membawa DPP Partai Golkar bergabung dengan koalisi Partai Gerindra, pada keesokan harinya, Senin (19/5).
Dia merasa sedih dan kecewa karena dari berita yang muncul menyebutkan, Partai Golkar bergabung ke Partai Gerindra, karena adanya transaksional soal kursi menteri kabinet.
Ketua DPP Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kader-kader muda Partai Golkar yang bingung, gelisah, dan kecewa, kemudian saling berdiskusi untuk bertukar pikiran.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2014
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com Cetak Email Komentar Pembaca(function(d, s, id) {var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));Kirim Komentar Nama Email Komentar

Masukkan karakter yang terdapat pada gambar Top StoriesWiranto: Hary Tanoe bakal mundur dari HanuraPrabowo tangkap bahasa tubuh SBY isyaratkan dukunganPKB khawatir Demokrat bergabung ke PrabowoPrabowo-Hatta mendaftar ke KPUBawaslu evaluasi pengawas yang melanggar kode etikSuara ParlemenKomisi IV bahas perkebunan

Komisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...Anggota DPR : pemekaran Papua tingkatkan kesejahteraan Komisi XI kemungkinan tidak tolak Agus MartowardjojoKesehatanUGM kembangkan alat peraga gigi interaktif

Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengembangkan alat peraga gigi interaktif yang dilengkapi sistem elektronis ...10 pelajar di Jember terinfeksi HIV/AIDSDinyatakan negatif, tiga pasien suspect MERS tinggalkan RSHukumKPK periksa mantan humas Ditjen Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa mantan Humas Direktorat Jenderal Pajak, Dedi Rudaedi dalam perkara dugaan ...Pimpinan KPK minta klarifikasi tindakan Abraham SamadKPK susun buku pemberantasan korupsi untuk capres-cawapresTweets by @antaranews!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0],p=/^http:/.test(d.location)?'http':'https';if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=p+"://platform.twitter.com/widgets.js";fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs"); Top News Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hiburan Teknologi Warta Bumi Artikel Foto TV OtomotifForum Pembaca Rilis Pers
Ketentuan PenggunaanTentang KamiJaringanPedomanTwitterFacebookRSS


Copyright © 2014
View the original article here