• pasang iklan

PDIP khawatir Pilpres 2014 tidak adil

Kamis, 05 Juni 2014
PDIP khawatir Pilpres 2014 tidak adil - ANTARA News Selasa, 20 Mei 2014Top NewsBerita TerkiniRilis PersTentang KamiKetentuan PenggunaanForumRSSTwitter antara newsNasionalUmumPolkamHukumPendidikanKesehatanNakerSuara ParlemenUnikInternasionalAsiaoseaniaAmerikaEropaTimur TengahAfrikaEkonomiMakroMoneterBisnisBursaIndustry UpdateInfo PerdaganganInfo PajakMarket FocusOlahragaSepakbolaTenisBulutangkisBasketTinjuBalapUmumHiburanSinemaMusikSelebritiSeni BudayaGaya HidupTeknologiSainsKomputerGadgetInternetWarta BumiPemanasan GlobalFlora FaunaPencemaranArtikelKomentarOpiniBukuVisiOtomotifUmumGo GreenPrototypeSerba-serbiAksesorisAuto FinanceFotoAntara TVHukumPolitikEkonomiFeatureOlahragaSeni BudayaWarta BumiTeknologiWisataMegapolitanInternasionalEnglish PDIP khawatir Pilpres 2014 tidak adil Selasa, 20 Mei 2014 15:57 WIB | 1412 Views

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga

PDIP khawatir Pilpres 2014 tidak adilPuan Maharani (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Berita Terkait Puluhan kader muda Golkar dukung Jokowi-JKJalan kejujuran menuju istanaHadar: Jokowi-JK kurang tiga dan sembilan dokumen pendaftaran pilpresBerharap penyelenggara pilpres komitmen dengan aturanJaringan `98 Lampung: Jokowi usung Indonesia BaruGaleri TerkaitJokowi dan JK Lengkapi Berkas
Jokowi dan JK Lengkapi BerkasIcal Kunjungi Kediaman Mega
Ical Kunjungi Kediaman Mega Video TerkaitIndonesia Butuh Pemimpin Yang Bijak
Indonesia Butuh Pemimpin Yang ...
Samad Beri Kuliah Di Rakernas PDIP
Samad Beri Kuliah Di Rakernas ...
Jakarta (ANTARA News) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) khawatir Pemilu Presiden 2014 tidak akan berjalan dengan jujur dan adil akibat intervensi kekuasaan yang menghalalkan segara cara untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden tertentu.

"Yang kami khawatirkan intervensi kekuasaan menghalalkan segala cara untuk memenangkan, atau berusaha mendegradasi salah satu calon," kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani disela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PDIP di Jakarta, Selasa.

Puan mengharapkan pemerintahan yang masih berkuasa saat ini tidak menyalahgunakan kekuasaan, melainkan dapat menjaga stabilitas keamanan, agar rakyat bisa memberikan hak pilihnya sesuai hati nurani.

Dia mengingatkan bahwa kekuasaan bersifat sangat luas dan bisa dimanfaatkan untuk hal tidak baik.

Sementara politisi PDIP Tjahjo Kumolo berharap Partai Demokrat selaku partai berkuasa saat ini, agar bisa bersikap netral di Pilpres 2014.

Tjahjo mengatakan sebaiknya partai yang dirintis Susilo Bambang Yudhoyono tidak mendukung baik pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa maupun pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, sesuai janjinya dalam rapimnas lalu.

"Mudah-mudahan Partai Demokrat bisa netral betul. Kami berharap pak SBY menepati janjinya, disisa pemerintahan ini dapat netral, karena partainya kan tidak punya pasangan capres-cawapres," ujar Tjahjo KumoloEditor: Suryanto

COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Cetak Email Komentar Pembaca(function(d, s, id) {var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));Kirim Komentar Nama   Email  Komentar  Security CodeMasukkan karakter yang terdapat pada gambar         Top StoriesWiranto: Hary Tanoe bakal mundur dari HanuraPrabowo tangkap bahasa tubuh SBY isyaratkan dukunganPKB khawatir Demokrat bergabung ke PrabowoPrabowo-Hatta mendaftar ke KPUBawaslu evaluasi pengawas yang melanggar kode etikUmumJokowi: pendidikan modal dasar pembangunan manusiaJokowi: pendidikan modal dasar pembangunan manusiaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pendidikan adalah modal dasar pembangunan manusia, baik secara ...

Perahu terbalik, empat orang dirawat di TimikaRatusan siswa di Buleleng konvoi kelulusan UNSuara ParlemenKomisi IV bahas perkebunanKomisi IV bahas perkebunanKomisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...

Anggota DPR : pemekaran Papua tingkatkan kesejahteraan Komisi XI kemungkinan tidak tolak Agus MartowardjojoUnikMasyarakat Bali potong babi secara massalMasyarakat Bali potong babi secara massalMasyarakat Bali melakukan pemotongan babi secara massal pada hari Penampahan Galungan, Selasa, sehari menjelang hari ...

1.500 peserta ramaikan Festival Rujak Uleg SurabayaPria 62 tahun berniat seberangi Atlantik dengan rakitTweets by @antaranews!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0],p=/^http:/.test(d.location)?'http':'https';if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=p+"://platform.twitter.com/widgets.js";fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs"); Top News Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hiburan Teknologi Warta Bumi Artikel Foto TV OtomotifForum Pembaca Rilis Pers
Ketentuan PenggunaanTentang KamiJaringanPedomanTwitterFacebookRSS Antara Foto Gohitzz IMQAsianet OANA

 

www.antaranews.com Copyright © 2014

View the original article here

0 komentar:

Posting Komentar

Kategori Iklan