Puan Maharani (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) Berita Terkait Puluhan kader muda Golkar dukung Jokowi-JKJalan kejujuran menuju istanaHadar: Jokowi-JK kurang tiga dan sembilan dokumen pendaftaran pilpresBerharap penyelenggara pilpres komitmen dengan aturanJaringan `98 Lampung: Jokowi usung Indonesia BaruGaleri Terkait
Jokowi dan JK Lengkapi Berkas

Ical Kunjungi Kediaman Mega Video Terkait

Indonesia Butuh Pemimpin Yang ...

Samad Beri Kuliah Di Rakernas ...
Jakarta (ANTARA News) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) khawatir Pemilu Presiden 2014 tidak akan berjalan dengan jujur dan adil akibat intervensi kekuasaan yang menghalalkan segara cara untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden tertentu.
"Yang kami khawatirkan intervensi kekuasaan menghalalkan segala cara untuk memenangkan, atau berusaha mendegradasi salah satu calon," kata Ketua DPP PDIP Puan Maharani disela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PDIP di Jakarta, Selasa.
Puan mengharapkan pemerintahan yang masih berkuasa saat ini tidak menyalahgunakan kekuasaan, melainkan dapat menjaga stabilitas keamanan, agar rakyat bisa memberikan hak pilihnya sesuai hati nurani.
Dia mengingatkan bahwa kekuasaan bersifat sangat luas dan bisa dimanfaatkan untuk hal tidak baik.
Sementara politisi PDIP Tjahjo Kumolo berharap Partai Demokrat selaku partai berkuasa saat ini, agar bisa bersikap netral di Pilpres 2014.
Tjahjo mengatakan sebaiknya partai yang dirintis Susilo Bambang Yudhoyono tidak mendukung baik pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa maupun pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, sesuai janjinya dalam rapimnas lalu.
"Mudah-mudahan Partai Demokrat bisa netral betul. Kami berharap pak SBY menepati janjinya, disisa pemerintahan ini dapat netral, karena partainya kan tidak punya pasangan capres-cawapres," ujar Tjahjo KumoloEditor: Suryanto
COPYRIGHT © 2014
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com Cetak Email Komentar Pembaca(function(d, s, id) {var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));Kirim Komentar Nama Email Komentar
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pendidikan adalah modal dasar pembangunan manusia, baik secara ...Perahu terbalik, empat orang dirawat di TimikaRatusan siswa di Buleleng konvoi kelulusan UNSuara ParlemenKomisi IV bahas perkebunan
Komisi IV DPR RI akan memberikan kewenangan kepada Direktorat Jenderal Perkebunan untuk mengelola industri perkebunan ...Anggota DPR : pemekaran Papua tingkatkan kesejahteraan Komisi XI kemungkinan tidak tolak Agus MartowardjojoUnikMasyarakat Bali potong babi secara massal
Masyarakat Bali melakukan pemotongan babi secara massal pada hari Penampahan Galungan, Selasa, sehari menjelang hari ...1.500 peserta ramaikan Festival Rujak Uleg SurabayaPria 62 tahun berniat seberangi Atlantik dengan rakitTweets by @antaranews!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0],p=/^http:/.test(d.location)?'http':'https';if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=p+"://platform.twitter.com/widgets.js";fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs"); Top News Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Hiburan Teknologi Warta Bumi Artikel Foto TV OtomotifForum Pembaca Rilis Pers Ketentuan PenggunaanTentang KamiJaringanPedomanTwitterFacebookRSS


0 komentar:
Posting Komentar